Slider

Review Honda

SUV

Sedan

2 Rows

3 Rows

Premium

News

» » » 4 Aspek Aerodinamika yang Pengaruhi Performa Mobil


Di dunia otomotif, angin adalah salah satu hambatan yang harus dihadapi setiap mobil. Mobil yang paling aerodinamis bisa menaklukkan angin agar bisa melaju dengan mulus.

Aspek aerodinamis memang menjadi satu hal yang penting untuk setiap kendaraan. Karena dengan bodi mobil yang mengalir mengikuti angin bakal ikut mendukung efisiensi bahan bakar atau menekan emisi gas buang, dan membuat mobil mampu berkendara dengan tenaga yang rendah.

Seperti dilansir carscoops, disebutkan bahwa sistem aerodinamis pada sebuah kendaraan itu, mulai mencuat sejak Chrysler memperkenalkan sistem Chrysler Airflow. Pada saat memperkenalkan Tatra T77a, yang diperkirakan memiliki nilai 0,212 Cd.

Aerodinamika pada mobil juga dikenal dengan istilah Coefficient of Drag (COD), hambatan atau tahanan udara ketika mobil bergerak. Semakin kecil COD, maka semakin kecil tahanan udaranya. Hambatan udara pada aerodinamika dalam otomotif itu, bisa mempengaruhi stabilitas kendaraan, dan juga efisiensi bahan bakar minyak (BBM) hingga performa kendaraan.

Selain faktor ketahanan udara ada, 4 gaya aliran udara yang bisa dialami oleh mobil yang sedang melaju. Pertama, gaya lift atau gaya angkat ke atas yang dipengaruhi oleh pengaruh kecepatan, bentuk sirip, streamline atau aerodinamika desain. Kedua, gaya down force yang merupakan gaya tekan ke bawah pada mobil. Faktornya adalah konstruksi sasis, desain mobil, penempatan beban, penambahan aksesori, bentuk kembangan ban, penempatan titik berat, bobot penumpang, dan penempatan spoiler.

Selanjutnya, ketiga, gaya turbulensi, yaitu gaya yang terjadi pada bagian belakang mobil berupa hembusan angin dari depan yang membentuk pusaran angin. Terakhir, gaya gesek kulit atau gaya gesek yang timbul pada permukaan di luar kendaraan lewat aliran udara.

Dengan memahami aspek aerodinamika, bisa juga agar mengantisipasi pemilik kendaraan untuk tidak memodifikasi atau asal menambah aksesori pada eksterior mobil. Hal itu bisa saja dapat menambah koefisien hambatan anginnya, sehingga malah bikin boros atau bahkan kehilangan performanya.

Salah satu kendaraan yang aerodinamis adalah sedan premium All New Honda Accord. Sedan ini memang didesain secara aerodinamika sehingga ketika melaju di jalanan terasa semakin gesit.

Meski dengan kondisi jalanan ibu kota yang sering macet, namun All New Honda Accord tetap mengedepankan keasyikan berkendara serta kenyamanan. All New Honda Accord terbaru tampil dengan karakter khas Honda dengan chrome wing grille bersama fitur Active Grille Shutter dan Air Curtain pada bumper depan, serta struktur bodi yang didesain lebih landai sehingga menghasilkan paket aerodinamika mumpuni.

Selain memainkan aspek aerodinamika, All New Honda Accord juga didukung performa dari mesin baru 1.5L VTEC Turbo Engine with Earth Dreams Technology dengan CVT with Earth Dreams Technology, yang menghasilkan tenaga 190 Hp dan torsi 260 Nm.

Untuk menambah sensasi berkendara, tersedia juga Sport Mode untuk pengaturan performa yang lebih agresif dan semakin kuat lewat fitur Paddle Shift untuk kendali perpindahan transmisi lebih praktis. Selain itu, terdapat juga ECON Mode untuk pengaturan karakter berkendara yang lebih efisien. 

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post